Menilik Kearifan Budaya Lokal Di Wisata Kampung Batik Giriloyo

Apa anda mencari batik terkenal dan terbaik di Indonesia? Ataukah anda hanya ingin berwisata sekalian berburu batik? Untuk menemukan tempat yang bisa kita gunakan untuk berwisata sekaligus berburu batik, kalian tidak usah jauh-jauh untuk pergi kepelosok daerah di Indonesia. Kalian bisa datang di kawasan wisata kampung batik Giriliyo yang terletak di Desa Wukirsari, kecamatan Imogiri, Bantul, Yogyakarta. Siapa yang tidak tahu dengan Kota Gudeg yang satu ini. Bahkan wisatawan asing pun datang berbondong-bondong datang ke Yogyakarta untuk menilik tentang budaya Jawa yang ada di Kota Yogyakarta.

Salah satu budaya yang masih kental di kalangan masyarakat Yogyakarta ini adalah batik. Batik merupakan ciri khas dari suatu daerah di Indonesia yang mana memiliki makna tersendiri dari daerah tersebut. Tidak hanya karena keindahan motifnya, kerumitan dan juga cara yang digunakan untuk membuat batik ini sangatlah unik. Salah satu kelebihan kota ini adalah sebagai sentra batik di dunia yang sudah diresmikan oleh UNESCO. Hal ini menunjukkan bahwa budaya Indonesia telah diakui oleh dunia.

Sejarah terbentuknya wisata kampung batik Giriloyo

Pada mulanya, awal mula terbentuknya kampung batik Giriloyo ini karena cucu panembahan Senopati yang ingin mendirikan makam yang berada di bukit Merak. Karena makam tersebut digunakan oleh paman Sultan Agung, akhirnya Sultan Agung membangun lagi makam untuk dirinya yang berada di bukit lain. Untuk merawat makam-makam tersebut, akhirnya Sultan Agung menugaskan Abdi Dalem untuk mengurus makam tersebut. Semakin banyaknya Abdi Dalem yang dibutuhkan untuk mengurus makam-makam tersebut yang mana sering berkorelasi dengan keraton maka berkembanglah pengrajin batik dengan motif halus keraton.

Hal ini terjadi secara turun menurun sampai sekarang. Karena adanya pemesanan batik meningkat drastis sementara jumlah pengrajinnya sangat terbatas maka didatangkan lah tenaga-tenaga yang berasal dari Giriloyo untuk belajar batik di Pamijatan. Untuk pembuatan batik tersebut dilakukan dirumah masing-masing di desa Giriloyo dan baru disetorkan ke Pamijatan. Hal inilah yang membuat nama Giriloyo lebih terkenal dengan wisata kampung batik Giriloyo dibanding dengan Pamijatan.

Motif dan Filosofi Batik di Wisata Kampung batik Giriloyo

Adapun untuk motif yang dibuat oleh masyarakat Goriloyo ini sangat berbeda-beda dan memiliki makna sendiri-sendiri. Biasanya pembuatan motif ini tergantung dengan letak geografis, kepercayaan atau adat istiadat, keadaan alam sekitar, hubungan antar daerah pengrajin batik, dan juga sifat dan tata penghidupan daerah tersebut. Ada beberapa jenis batik yang dibuat di desa batik Giriloyo antara lain sido asih, sido mukti, sido mulyo, sido luhur, truntum, grompol, tambal,ratu ratih, mdau bronto, dan yang terakhir semen gendhang. Di setiap motif batik yang telah disebutkan itu memiliki filosofi dan makna yang berbeda-beda yang mana dimaksudkan untuk tujuan yang lebih baik bagi si pemakainya.

Wisata Kampung Batik Giriloyo

Wisata Kampung Batik Giriloyo

Adapun makna yang terkandung dalam motif batik ini yaitu:

Batik sido asih memiliki makna bahwa orang yang memakainya kelak akan diberi biduk rumah tangga yang harmonis dan penuh dengan kasih sayang. Batik sido mukti biasanya dipakai oleh pengantin yang mana dimaksudkan agar hidup pengantin tersebut selalu dalam kecukupan dan juga kebahagiaan. Sedangkan, batik sido mulyo artinya mulia. Hal ini dimaksudkan kepada si pemakai semoga orang tersebut selalu mulia. Batik sido luhur. Batik ini memiliki makna filosofi bahwa orang yang memakai batik ini bisa menjadi orang yang memiliki pangkat yang tinggi dan juga berbudi luhur. Truntum, batik yang satu ini sudah dikenal oleh banyak orang. batik ini memiliki motif yang unik dan juga memiliki makna bahwa orang yang memakai akan selalu dipenuhi rasa cinta yang selalu bersemi setiap saat.

Batik Grompol memiliki arti berkumpul atau bergerombol. Ini dimaksudkan agar segala sesuatu yang terkumpul bisa menjadi baik seperti halnya rejeki dan juga keturunan. Tambal artinya menambah segala suatu yang kurang menjadi lebih. Ada suatu mitos yang bersangkutan dengan batik tambal yang ketika dipakai oleh orang yang sakit bisa sembuh atau sehat kembali. Masyarakat sekitar menganggap bahwa seseorang yang sakit pasti memiliki kekurangan, sehingga kekurangan tersebut dilengkapi dengan adanya kain batik tersebut. Ratu ratih adalah jenis batik yang memiliki lambang seorang istri. Sesuai dengan namanya yaitu ratu adalah seorang perempuan, perempuan bisa menjadi seorang istri. Madu Bronto berlambang asmara yang rasanya seperti madu, yang mana orang yang sedang dalam kebahagiaan selalu ada rasa manis dibalik kebahagiaan tersebut. Batik Semen gendhang mengandung makna harapan. Bagi pengantin yang memakai batik ini, maka diharapkan agar pengantin tersebut segera diberi momongan.

Itulah beberapa makna dan filosofi dari batik-batik yang dibuat di tempat wisata kampung batik di Desa Giriloyo. Semua makna yang terkandung disetiap batik memiliki makna yang baik yang mana diharapkan agar si pemakainya juga memiliki harapan yang sama dengan batik yang dipakainya.

Paket wisata kampung batik

Ada beberapa paket wisata kampung batik yang bisa anda nikmati.

  • Paket 1 : jelajah desa yang mana anda bisa menikmati keindahan alam sekitar dan juga melihat pengrajin batik.
    Fasilitas : pemandu, snack, dan makan siang menu khas Giriloyo
    Harga Rp.50.000/orang
  • Paket 2 : jelajah desa + belajar membatik
    Fasilitas : pemandu, snack, dan makan siang menu khas Giriloyo + belajar membatik sampai proses pewarnaan.
    Harga : Rp. 100.000,-/orang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *